Hi Friends ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Welcome On Not Magazine Website
News Mobile Version

KECANDUAN FACEBOOK DAN TWITTER DAPAT MENYEBABKAN GANGGUAN MENTAL

Written By HENRY GO BLOG on Sabtu, 02 Juli 2011 | Sabtu, Juli 02, 2011


Apakah anda pernah mendengar tentang penyakit Obsessive Compulsive Disorder (OCD)? Mungkin sebagian besar diantara kita masih banyak yang belum tahu tentang penyakit yang satu ini.

OCD merupakan penyakit yang menyerang mental yang ditandai dengan ciri-ciri sering memikirkan sesuatu hal berulang-ulang dan melakukan perbuatan secara berulang-ulang. Contohnya adalah seseorang yang kerap berpikir untuk mematikan kompor gas di rumah, padahal sebenarnya dia sudah mematikannya.

Bisa juga pada kebiasaan seseorang yang selalu mencuci tangannya berkali-kali dan tetap merasa kotor.Kondisi OCD juga dialami oleh orang-orang terkenal seperti Wayne Rooney, Katy Perry, Megan Fox, Justin Timberlake, Jessica Alba, Paul Gascoigne, dan Charlize Theron.

Katy Perry mengaku perilaku OCD-nya sering timbul ketika ia sedang melakukan tur konser. "Saya akan panik saat melihat ada alat make up yang rusak di tas kosmetik. Tapi paling menakutkan bagi saya jika ada kacamata dengan noda bekas jari di kacanya," katanya.Sementara itu Megan Fox mengatakan ia tidak bisa makan di restoran menggunakan sendok garpu perak.

"Saya langsung merasa jijik karena mengetahui ada ratusan orang yang mungkin sudah memakai sendok itu. Bayangkan ada berapa bakteri di sendok itu," ujarnya.Menurut Dr. Pam Spurr, pakar perilaku, situs jejaring sosial seperti misalnya Facebook dan Twitter ternyata bisa membuat seseorang terkena penyakit yang tergolong gangguan kejiwaan ini. Kebiasaan atau rutinitas yang sering bermain Facebook walaupun hanya sekedar melihat, mengecek, atau memperbaharui status bisa membuat perasaan Anda cemas dan ingin terus melakukannya.

Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, maka otak Anda akan merasa selalu terdorong untuk melakukan hal tersebut, yang pada akhirnya akan mempengaruhi mental dan kebiasaan hidup Anda sehari-hari.Pam Spurr mengungkapkan, cara untuk mencegah OCD adalah dengan  menenangkan pikiran, mengubah pola pikir dan gaya hidupnya. T

api sayangnya, situs jaringan sosial termasuk Facebook dan Twitter justru berdampak sebaliknya bagi pikiran manusia, bahkan bisa menciptakan kecemasan lebih besar. Pam menambahkan, seseorang yang cara berpikirnya lebih tenang umumnya bisa mengatasi persoalan ini. Untuk melindungi diri dari kemungkinan terserang penyakit ini, Pam menyarankan hendaknya setiap orang membatasi jumlah waktu mereka untuk bermain facebook.
Sabtu, Juli 02, 2011 | 0 komentar

9 Manfaat Sehat Makanan Pedas


Berbahagialah Anda yang berprinsip tiada hari tanpa makanan pedas karena kegemaran ini bisa berbuah manis untuk kesehatan. Rasa pedas di lidah bukan hanya efektif menambah nafsu makan, tapi juga berkhasiat mengatasi sejumlah keluhan penyakit.Selama berabad-abad, cabai telah digunakan sebagai obat untuk peradangan serta melancarkan sirkulasi darah. Faktanya, dengan darah yang mengalir lebih cepat, tubuh akan lebih cepat menggantikan sel-sel yang rusak dan juga mengeluarkan toksin dari tubuh.Tentu saja, makanan pedas ini harus dikonsumsi secara bijaksana, terutama jika Anda memiliki perut yang sensitif atau tidak bisa menoleransi makanan pedas.Berdasarkan beberapa penelitian, cabai dan makanan pedas memiliki banyak khasiat, berikut di antaranya.


1. Menurunkan berat badan

Cabai mengandung capsaicin yang akan mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat. Hal ini terjadi karena capsaicin meningkatkan temperatur tubuh dan berperan dalam meningkatnya detak jantung. Lebih jauh, studi menunjukkan orang yang hobi makan pedas biasanya makan dalam porsi sedikit sehingga berat badan lebih terjaga.

2. Menyehatkan jantung
Cabai menyehatkan jantung dengan cara mencegah pembekuan darah. Penelitian juga menunjukkan kadar kolesterol jahat/LDL bisa mencegah oksidasi yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Capsaicin juga efektif melawan inflamasi, yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko penyakit jantung.

3. Melancarkan sirkulasi
Makanan pedas akan melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Cabai juga membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A dan C-nya.

4. Antikanker
Banyak penelitian menunjukkan konsumsi teratur makanan pedas akan mengurangi risiko kanker. Capsaicin memperlambat pertumbuhan sel kanker dan pada banyak kasus sel-sel kanker mati tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

5. Meningkatkan fungsi cerna
Manfaat cabai dalam saluran cerna adalah meningkatkan sirkulasi darah di perut dan meningkatkan lapisan mukus. Capsaicin juga membantu membunuh bakteri H.pylori penyebab sakit maag. Akan tetapi jika Anda mengalami heartburn (rasa panas) setelah makan pedas, cobalah tablet antiacid yang akan menetralisir asam di lambung.

6. Flu
Capsaicin membantu meningkatkan pengeluaran keringat dan menghilangkan gejala flu yang mengganggu. Makanan pedas juga akan membantu membuka jalan napas, mengurangi sinusitis, dan gejala flu lainnya.

7. Tidur nyenyak
Peneliti dari Australia menemukan orang yang rutin mengasup makanan pedas lebih mudah tidur. Mereka juga cenderung bangun lebih pagi dan lebih segar.

8. Menjaga mood
Cabai merah meningkatkan level endorfin dan serotonin yang menghilangkan nyeri dan memberi perasaan nyaman. Hormon ini bisa berlaku seperti pelawan stres dan depresi.

9. Melancarkan pernapasan
Makanan pedas bertindak seperti espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya bernapas lebih baik
Sabtu, Juli 02, 2011 | 0 komentar

Teknologi Baterai Isi Cepat

Written By HENRY GO BLOG on Jumat, 01 Juli 2011 | Jumat, Juli 01, 2011


Baterai akan dapat diisi dengan cepat tanpa mengurangi kapasitasnya. Tim Dr. Paul Braun dari Department of Materials Science and Engineering, University of Illinois, Amerika Serikat sedang mengembangkan struktur nano tiga dimensi yang memungkinkan hal itu.

Sekarang ini setiap perangkat elektronik memiliki kekurangan utama yakni keterbatasan baterai. Perkembangan teknologi baterai bergerak lebih lambat ketimbang perangkat yang disokongnya. "Sebagian besar baterai menyimpan sejumlah energi yang cukup, tapi tidak dapat menerima energi dengan cepat. Baterai yang kami kembangkan, bisa melakukan keduanya," kata Braun.

Pengisian daya baterai dalam waktu singkat akan memudahkan untuk memecahkan masalah krusial seputar ketergantungan perangkat elektronik terhadap baterai, apalagi bagi orang-orang yang memiliki pola aktivitas bergerak dan tidak bisa mengisi ulang sampai penuh.

Lapisan tipis dalam baterai 3D ini memungkinkan ion secara cepat mengirim elektron sehingga energi dapat diserap dan disalurkan. Braun melakukan modifikasi pada bagian daerah kontak antara elektrolit dan elektrode pada baterai, menggunakan teknik elektrodeposisi.

Dari segi biaya, boleh dibilang memakan biaya rendah dan bisa diproduski dalam skala besar. Sejauh ini jenis baterai yang diteliti adalah baterai lithium-ion dan nickel-metal hydride (NiMH). Namun para ilmuwan yakin bahwa temuan baterai 3D mereka bisa diterapkan pada jenis baterai lainnya.

Nantinya teknologi ini bakal memungkinkan mengisi ulang baterai ponsel selama beberapa detik, baterai laptop cukup dalam beberapa menit, dan bahkan, baterai kendaraan listrik hanya membutuhkan waktu kurang lebih sama dengan waktu isi bensin pada kendaraan konvensional.
Jumat, Juli 01, 2011 | 0 komentar

Santunan Korban Kebakaran di Samarinda Dihapus


Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mulai Juli 2011 menghapus santunan untuk korban kebakaran.

Asisten III Pemerintah Kota Samarinda Ridwan Tassa, Kamis (30/6) mengatakan hal ini dilakukan untuk menghemat APBD yang terus mengalami defisit setiap tahun. Santunan korban kebakaran selama ini diambil dari anggaran dana darurat.

Ia mengatakan, ke depan pemberian santunan korban kebakaran akan dilakukan melalui pihak ketiga dan diserahkan kepada ke Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau Dinas Sosial dan Kesejahteraan. Namun pihaknya masih membahas metode pemberian santunan untuk korban kebakaran.

Untuk santunan kebakaran ini Pemkot Samarinda sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar, sambil menunggu kepastian sistem pengelolaan santunan tersebut.

"Kami masih membahas metodenya, tapi pengelolaanya kita serahkan ke pihak ketiga. Kita serahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana dan Dinas Sosial," ujarnya.


sumber
Jumat, Juli 01, 2011 | 0 komentar

Business Software Alliance (BSA) Latih Penyidik Sipil Kenali Software Bajakan


Setelah melakukan sosialisasi kepada penegak hukum khususnya polisi, Business Software Alliance (BSA) melatih para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang berada di bawah naungan Direktorat Penyidikan, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) Kementrian Hukum dan HAM RI mengenai informasi pembajakan software. Program pelatihan pengembangan kapasitas bagi PPNS ini akan sangat berguna dalam meningkatkan efektifitas penegakan hukum.

"Pelatihan seputar aspek prosedural dan teknik penyidikan, materi pelanggaran hak cipta dan software secara umum, serta pengenalan lembaga IT yang selama ini bertindak sebagai ahli untuk mengidentifikasi pembajakan software," ujar Juru Bicara BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra di sela-sela Pelatihan PPNS di ruang Singosari Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/6/2011) lalu.

PPNS di bawah naungan DJHKI akan melakukan razia di berbagai perusahaan mulai tahun ini dan fokus pertama adalah daerah Jawa Barat karena merupakan pusat industri. "Tahun lalu, yang terbukti melakukan pelanggaran adalah dari industri tekstil, industri makanan. Tahun ini kami coba explore lagi apakah pusat-pusat industri masih menggunakan software bajakan," tegasnya.

Apabila terbukti menggunakan software bajakan, maka perusahaan tersebut akan dihimbau untuk menggunakan software berlisensi. Apabila masih juga menggunakan software bajakan, maka PPNS dari DJHKI yang memeriksa akan melakukan tindakan hukum sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Donny mengatakan, BSA percaya, mengurangi tingkat pembajakan software akan menarik minat investasi, membuka akses pasar baru bagi produk legal, memperkuat industri TI melalui peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang), memajukan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Perusahaan seperti Microsoft itu melakukan riset yang tidak murah untuk menegembangkan sebuah software. Maka apabila terjadi pembajakan mereka tidak akan mendapatkan pemasukan. Padahal pendapatan dari lisensi itu bisa mereka gunakan untuk melakukan riset-riset selanjutnya," jelas Donny.

Tahun 2009 BSA menemukan pembajakan software dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang justru sudah matang, sudah memiliki nama dan perusahaan yang berasal dari Korea. Padahal di negara mereka, semuanya menggunakan software berlisensi. "Mengapa di Indonesia mereka menggunakan software bajakan? Bisa jadi karena penegakan hukum kita masih terlalu longgar," ungkap Donny.

Ia juga menambahkan, sanksi yang didapatkan dari perusahaan yang terbukti melakukan pembajakan software masih terlalu ringan. "Denda yang terlalu ringan membuat mereka berpikir untuk mengulangi kembali pembajakan software. Menurut saya sebaiknya dendanya besar, agar perusahaan berpikir lebih baik membayar software asli daripada membayar denda karena membajak software," jelas Donny.

Razia-razia yang dilakukan BSA bukan bermaksud untuk menutup atau menghancurkan usaha seseorang, namun justru untuk mengingatkan agar perusahaan melakukan persaingan yang sehat.

Menurut Donny, pembajakan software juga merugikan perusahaan kompetitor. "Dengan menggunakan software bajakan, biaya operasional dipangkas sehingga terjadi persaingan tidak sehat karena perusahaan kompetitornya menggunakan software berlisensi yang mahal," ungkap Donny. Oleh karena itu diharapkan semua perusahaan mau bersaing secara sehat dengan menggunakan software berlisensi.

Saat ditanya apakah pembajakan software terkait dengan harga software berlisensi yang mahal, Donny mengatakan hal tersebut hanya alasan yang dibuat-buat. "Software asli Indonesia bernama Mambu Media di Bali harganya hanya Rp 50 ribu tapi masih saja ada yang membuat bajakannya dan menjual dengan harga Rp 20 ribu. Jadi masalahnya bukan di harga saya rasa, tapi kesadaran," tambah Donny.


sumber
Jumat, Juli 01, 2011 | 0 komentar

Categories