Hi Friends ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Welcome On Not Magazine Website
News Mobile Version

Batosai ( Samurai X ) Itu Benar-Benar Ada!!

Written By HENRY GO BLOG on Sabtu, 07 Mei 2011 | Sabtu, Mei 07, 2011


Samurai X yang memiliki judul asli Rurouni Kenshin ialah manga & anime karya Nobuhiro Watsuki yang berlatar belakang awal dari era Meiji di Jepang.Mungkin anime ini bisa tergolong anime jadul (sekitar tahun 1998 ditayangkan di Indonesia),tapi klo dari segi cerita,top dah pokoknya gak ada matinya. Bagi pecinta Samurai X tahu gak kalau Samurai X diambil dari kisah nyata yang ada di Jepang. Bahkan hampir semua karakter yang ada di cerita Samurai X itu memang diambil dari tokoh sejarah Jepang jaman dulu. Berikut ulasan tentang tokoh-tokoh dan cerita yang ada di anime Samurai X.

Kawakami Genzai


Sosok yang dijadikan model dari karakter Kenshin. Kawakami Genzai merupakan satu dari empat hitokiri (pembunuh berdarah dingin) pada masa Bakumatsu (revolusi Jepang), secara penampilan Kawakami Genzai merupakan sosok yang pendiam, memiliki ukuran tubuh yang kecil dan nggak tinggi, serta memiliki rambut yang panjang. Orang-orang yang baru pertama melihatnya sering salah mengira bahwa dirinya adalah seorang wanita (mungkin inilah yang menjadi point kemiripannya dengan Kenshin).
Pada era revolusi Jepang Kawakami merupakan sosok pendukung gerakan Jyoi. Dia menjadi tenar setelah berhasil membunuh seorang idealis dan pemikir hebat Shakuma Shouzan. Sakuma memiliki pemikiran bahwa untuk maju Jepang harus membuka diri dengan pengaruh asing, khususnya barat. Hal ini lah yang menjadikan dirinya sebagai sasaran empuk bagi gerakan-gerakan radikal yang menginginkan Jepang tetap murni dan bersih dari kontaminasi pengaruh asing.
Setelah membunuh shakuma shouzan, kawakami genzai dimasukan kedalam penjara dan akhirnya dibebaskan setelah masa restorasi meiji. Namun ternyata era baru dari pemerintahan meiji setuju dengan konsep dan pandangan dari shakuma, bahwa untuk maju jepang harus membuka diri dari pengaruh asing dan mempelajari teknologi-teknologi asing, namun tetap berjiwa jepang. hal inilah yang membuat kawagami genzai menentang habis-habisan pemerintahan meiji, dia tidak mau melihat hasil perjuangan dari teman2nya dari kelompok jyoi yang telah meninggal jadi sia-sia. Kawagumi pun menjadi sosok penganggu yang menjadi momok bagi pemerintahan meiji, dan pada tahun ke 4 meiji atau tepatnya 1871 masehi dia ditangkap dan dipenggal mati.

Hajime Saito (18 Februari 1844 – 28 September 1915)


Dalam cerita anime Rurouni Kenshin terdapat seorang tokoh yang bernama Hajime Saito yakni kapten regu 3 kelompok Shinsen, dan ternyata Hajime Saito merupakan tokoh yang benar-benar nyata dan memang pernah hidup pada zaman itu, semua yang diceritakan di serial anime dan manga Rurouni Kenshin tentang Hajime Saito hampir semuanya merupakan kisah nyata terkecuali kisahnya dengan Kenshin dan Sishio Makoto.
Sebagai anggota dari shinsengumi saito dikenal sebagai seorang yang tertutup dan misterius. Dia bukanlah sesorang yang mudah diajak bicara, posisi aslinya di shinsengumi adalah sebagai fukucho jokin (wakil panglima). Tugas utamanya adalah sebagai pelatih kenjutsu dan kadang bertugas sebagai mata-mata.
Hajime Saito memiliki jurus yang sangat mematikan, yaitu jurus satu sabetan tangan kiri dan ini membuatnya menjadi orang terkuat di Shinsengumi bersama Okita dan Nagakura. Saito banyak membunuh para anggota korup Shinsengumi seperti Itou Kashitarou, Takeda Kanryuusai dan lain-lain. Setelah restorasi Meiji, Saito bekerja sebagai polisi di Tokyo dan merubah namanya menjadi Fujita Goro. Doi juga pernah bekerja di universitas Ochanomizu sampai akhirnya dia meninggal karena kanker usus pada tahun 1915 dalam umur 72 tahun.

Okita Souji ( ? 1844 - 19 Juli 1868 )

Satu lagi karakter dalam serial anime Rurouni Kenshin yang tokohnya diambil dari kisah nyata yaitu Soujiro Seta. Karakter Soujiro Seta ini dibuat berdasarkan seorang samurai anggota Shinsengumi, sang kapten regu 1 kelompok Shinsen yang bernama Okita Souji.
Okita Souji adalah anggota Shinsengumi yang paling populer, di usianya yang masih sangat muda dia menguasai berbagai macam teknik-teknik pedang handal, dan pada usia 15 tahun lebih dia sudah menjadi seorang samurai yang ulung. Pedang yang ia gunakan adalah Kikuichi Narimune (dalam anime Rurouni Kenshin pedang inilah yang digunakannya untuk bertarung melawan Kenshin pada pertarungan terakhir).
Okita terkenal sebagai ahli pedang terbaik yg dimiliki oleh Shinsengumi. Sayang sekali, pada umurnya yang ke 20 dia terserang TBC akut. Penyakit Okita mulai diketahui saat peristiwa Ikeda-ya. Dalam peristiwa Ikeda-ya terlihat Okita yg rubuh meskipun ia tidak terkena serangan musuh. Lalu setelah perang Boshin ia masuk rumah sakit di Edo dan meninggal dalam usia 25 thn.

Hijikata Toshizo (31 Mei 1835 - 20 Juni 1869)


Sosok yang dijadikan model dari karakter Aoshi Shinomori ini merupakan wakil komandan Shinsengumi. Hal ini berbeda dengan posisi Aoshi Shinomori sebagai pemimpin Oniwabanshu di manga atau anime-nya.Sepertinya watsuki (pengarang samurai X) telah memodifikasi tokoh ini secara ekstrem.
Tapi memang benar bahwa sejarah Hijikata selalu mengenakan Kodachi (sepasang pedang kembar, semacam pisau panjang). Dan uniknya Hujikata ini juga salah satu petarung yang sangat disegani dalam sejarah jepang dengan menggunakan kenjutsunya yang khas yaitu Shinsengumi-kenjutsu" gaya bertarung dari Tennen Rishin-ryu.
Hijikata meninggal dalam pertempuran Hakodate dan sampai sekarang belum tahu dimana dia dikubur tetapi nisan peringatannya bisa kita lihat di dekat Itabashi Station,Tokyo.

Harada Sanosuke ( ? 1840 - 6 Juli 1868 )


Watsuki (Pengarang Samurai X) ternyata memang benar-benar fans berat dengan Shinsengumi. Karakter Sanosuke Sagara dia buat berdasarkan Kapten regu 10 Shinsengumi,yaitu Harada Sanosuke.
Harada Sanosuke lahir dari keluarga Chugen yaitu kasta terendah dari keluarga samurai. Dia terlatih sekali dalam menggunakan tombak dengan Hozoin-Ryu Style..(Hampir mirip Sanosuke di anime/manganya yang menggunakan Zanbatto..pedang Sanosuke yang gede itu loh). Menurut sejarah, Harada Sanosuke sangat mirip dengan Sagara Sanosuke. Senang berkelahi, cepat marah dan sangat suka berduel. Senjata favoritnya adalah tombak. Sebelum ia bergabung dengan Kondou, Harada adalah pelayan dari beberapa orang bushis (samurai), dan status inilah yang menjadi titik lemahnya pada saat itu. Akan tetapi, ia benar-benar merawat para bushis yang menjadi majikannya.Dan Harada Sanosuke meninggal pada saat Perang Boshin.



0 komentar:

Posting Komentar